Seluas Langit Seluas Harapan

Wedang Ronde dan Nasi Kucing

Posted by: iefa on: November 15, 2008

Wedang Ronde dan Nasi Kucing,, bagi-ku 2 hal yang membuatku ingat Jogja, walaupun masih banyak juga hal2 yang tentunya mengingatkanku dengan kota yang satu ini, tapi 2 hal ini mengingatkan kepada kebersamaanku dan teman2 kos-ku(GBpan-ers –Gampingan Baru nomer delapan— ) saat SMA.

Wedang Ronde, pertama kali aku menikmati minuman yang satu ini ya saat di kos bareng GBpan-ers. Saat itu malam hari lagi asik duduk aja di teras depan GBpan,, terus salah satu dari kami beli wedang ronde gitu… dari situ deh aku merasakan wedang rende itu seperti apa. Tapi ya yang paling bikin kangen tu bareng2 ma para GBpan-ers yang masing2 kini pertualang meraih cita-cita, (teman-teman… aku kangen banget ma kalian…. Miss u(all GBpan-ers) so….. ).

Sama seperti wedang ronde,, nasi kucing sangat kental hubungannya dengan para GBpan-ers (sebenarnya lucu lho klo GBpan dijadiin novel… ayo siapa GBpan-ers yang mau mengabadikan kisah-kisah kita ke sebuah buku??? Aku mau deh beli… hehhee…..). Waktu awal-awal menginap di GBpan, diajakin makan nasi kucing,, dalam hati bertanya “kayak apa ya itu??? Kok namanya nasi kucing”. Benar2 bukan orang Jogja jadinya ya gak ngerti harus gimana, ya ngikut aja,, sama aja kayak teman2….

Hehehehe…. Tapi…………….. jangan salah… nasi kucing itu sangat berjasa jika uang anak kos sudah mulai menipis, dengan harga yang murah meriah dah bisa makan deh dengan kenyang… hohoohoo…..

Terkadang meski lagi gak “kanker (kantong kering)”, nasi kucing tetaplah makanan yang ngangenin…. Hehehe… di GBpan, nasi kucing itu ada 2,, kucing sapi dan kucing andini/pak totok,, jangan bingung dulu… ini merupakan “kode” untuk masuk GBpan,, g dink… ini “kode” untuk menunjukkan dimana harus beli nasi kucing yang di pesan (biasanya da yang pada nitip gitu deh). Kucing sapi : jika beli di deket pasar sapi (waktu itu, sekarang jadi pasar klitikan, entah masih jual pa gak ya tu angkringan… ). Kucing andini/pak totok: jika beli nasi kucing di jalan lembu andini, yang jual namanya Pak Totok. Hal yang paling biasa terdengar jika waktu sudah mulai senja “mau beli makan di mana? Kucing sapi apa kucing andini/pak totok? Nitip dunk…” kemudian terjadilah transaksi yang jelas sangat tidak illegal. Kadang disinilah bakat sebagai akuntan muncul setelah titipan datang dan kemudian hitung-menghitung uang kembalian. Hahaha… lebih heboh klo pas waktu bulan Ramadhan…. Seru banget deh…. Melihat para akuntan beraksi, hehehee…. Tapi santai akuntannya ada yang dah di bidangnya (kan ada bendahara MPK dan OBTB saat itu…. Hohohooo…. Semua berkumpul di GBpan… GBpan gitu… hohohoho….. ^o^)

Jadi makin kangen deh…. Hiks….

2 Responses to "Wedang Ronde dan Nasi Kucing"

Jadi inget jogja mau mampir diangkringan……..

“dab jae-sune (jahe susu), kucinge loro, ra wareg je.

he……he……

ifa kunjungi blog ku y? http://dunia-ikhsanullah.blogspot.com

aq dah kunjungi blog-nya lho…. ^-^ semangat menulis!!! hehe… (ni yang ngomong malah tidak melakukan,, ^-^V)
kapan2 ke Jogja…. main ke UII hehehe…..

Leave a Reply

sekarang tanggal……

November 2008
S M T W T F S
« Oct   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

halaman yg laen….

Yg daH mampir (disengaja atau tidak...)

  • 5,882 hits

RSS Antara News

  • Kresna Bayu Janji Tegakkan Kepala Sebelum Mundur November 9, 2009
    Pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara XXV di Laos yang berlangsung 8-18 Desember 2009 merupakan event terakhir yang akan diikuti pejudo Jawa Tengah, Kresna Bayu, sebelum mengundurkan diri dari dunia olahraga yang digeluti sejak usia lima tahun.
  • Amien : Konflik "Buaya-Cicak" Momentum Reformasi Hukum November 9, 2009
    Tokoh Reformasi 1998 Amien Rais menegaskan konflik antara "buaya dan cicak" atau antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri serta Kejaksaan harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk melakukan reformasi total di bidang hukum.
  • Julia Roberts Batal Syuting di Monkey Forest November 9, 2009
    Rencana pengambilan gambar film berjudul "Eat, Pray, Love" yang dibintangi Julia Roberts, batal dilakukan di Monkey Forest dan Jembatan Gantung Campuhan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.