untitled

Ku titikan air mata menghadap-Mu

Sebanyak air laut dosaku pada-Mu

Sebutir pasir, adakah ibadahku pada-Mu

Hanya Engkau yang tau

Di hari yang penuh rahmat-Mu

Ku bersimpuh dan memohon ampun kepada-Mu

Atas segala dosa-dosaku

Ku yakin dan ku tau

Engkau kan mengampuniku

Meski sebanyak buih di lautan dosaku

Meski sebutir pasir amalanku

Karena Engkaulah Maha Pengampun

Comments (2)

Nanny 911

Pernah lihat tayangan yang bejudul Nanny 911 di salah satu tv swasta? Beberapa waktu yang lalu secara tak sengaja saya melihat suatu acara reality shownya amerika di salah satu televisi swasta. Nanny = pengasuh, sedangkan 911 = identik dengan kepolisian. Sesuai dengan judulnya (ya iyalah…) acara ini tentang bagaimana seorang nanny menyelesaikan suatu permasalah dalam sebuah keluarga yang “bermasalah” dalam mengasuh anaknya. Hanya seorang nany saja yang ditugaskan untuk menyelesaikan “masalah” dan hanya diberikan waktu selama satu minggu.
Episode yang saya lihat saat itu adalah ketika nany menangani keluarga yang meiliki 6 orang anak yang masih balita semuanya
(ck..ck… betapa ramainya rumah tersebut..). Anak- anak mereka terdiri dari satu orang anak laki-laki yang baru masuk sekolah (mungkin tk), dua anak kembar dan 3 anak kembar, jadi jumlahnya 6 kan?? Jarak mereka sangat dekat, mungkin sekitar 1-2 tahun (maklum, waktu lihat sesi perkenalan g ngehafalin, cuma lihat sekilas). Orang tua berprofesi di kepolisian, sang ibu polisi dan sang ayah seorang detektif (keluarga polisi).


Permasalahan dari keluarga ini adalah sang ibu merasa tertekan dengan keadaan yang memiliki banyak anak seperti itu, dan dia sering sekali melontarkan kata-kata kasar yang sebenarnya memang tak pantas tuk diucapkan apalagi dihadapan anak kecil.
“Dia mengasuh anaknya seperti hanya menghadapi seorang penjahat” kata nanny ketika melihat cara sang ibu mengasuh anaknya. Membentak, menyuruh dengan berteriak, dan terkadang melontarkan kata-kata kasar. “Saya heran, kenapa ibu ini tidak memakai seragam” tamabahnya. Dia mengatakan demikian karena sang ibu yang berlaku layaknya polisi di rumah.
Read the rest of this entry »

Comments (6)

Kenangan Masa Lalu

Libur..  yah, lokasi yang saya tempati kini tak lagi berada di Yogyakata (karena sedang liburan ) erkumpul bersama keluarga merupakan hal yang paling istimewa. Selepas siang saya bersama kedua orangtua saya bercengkrama, tiba-tiba saja mama saya bilang “dulu kamu tu tomboy banget lho, kok sekarang bisa ya jadi kayak gini?” (dah di translit ke bahasa Indonesia ). Hm.. yang dimaksud mama saya “gini” itu jadi lebih feminism, hohohoho…… maaf ya yang gak setuju dengan pendapat mama saya
Seingat saya, memang waktu masih kecil dulu sih saya emang tomboy, na wong mainan saya aja mobil-mobilan. Mobil kesayangan saya adalah 2 pak mobil-mobilan kecil yang saya bawa kemana saja…. Bahkan waktu masih kecil, foto sy aja lagi main mobil2an, boneka? Ehm… kayaknya baru waktu SMP deh aku suka ma boneka
hehe

Read the rest of this entry »

Comments (1)

UjI cOBa

assalamu’alaikum…
lg nyoba posting lwt HP ni,, pke opera mini versi 4.1.. hehe…
sekian..
ehm, klo b’hasil silakan dcoba, tentunya download dulu ya operanya ;-)

Comments (8)

UjiAn oH ujIan

UAS, tetep aja yang namanya orang sekolah tuh ada ujian,, yang g sekolah pun juga,,

Ujian kali ini aku dah menyerah dan tidak berharap banyak karena memang ada satu, dua, tiga, empat (we lah kok malah berhitung..) yang membuatku tidak bisa maksimal kuliah semester ini… kacau sekaliiiiiii….!!!!

dan puncak dari kekacauan itu adalah…. hari ini,, aku benar2 g mudeng ma sistem operasi… ya aku akui,, aku yang salah… aku klo dah g suka ma dosennya duuuuh… aku g bisa belajar, g minat menyentuh, tapi kali ini benar2 parah, se-gak sukanya aku ma dosen, semester satu yang lalu aku tetep pelajari sendiri di kos, tapi ini malah……… malamnya… aku g bisa belajar,, aku nyalain komputer,, aku iseng pingin ngedit foto mbakQ n keponakanQ

setelah selesai… aku baca dikit materinya… tapi,,, aku kok g mudeng ya… akhirnya aku buka HP, aku chating… heheheeeee… dasar emang aku ini…. ckckckck….

walhasil jam 11 aku baru belajar lagi,, yo udah belajar sak dong e, sak ngerti ne, sak sak e… ck…

saat ujian… “waduh! bapak e kejem!! yang di kisi2 kok g keluar toh??? kok cuma dikit banget!!! kejam!!!” teriakQ dalam hati, coz klo beneran bisa dibantai ma penjaga ujian aku… (yang jaga juga killer,, yang nyontek lumayan banyak yang ketahuan - sukurin- hehe)

dalam waktu 45′ aku sebenarnya dah selesai ngerjain,, ya gmn, na wong g bisa ngerjain… hehhee.. tapi terus berusaha mikir… mikir.. mikir.. menit2 awal masih bisa mikir tentang sistem operasi, “bapaknya tuh nerangin gmn ya… oh yang ini… oh bukan… mm… apa yang itu ya”, eh.. menit2 berikutnya ” knp ya kemeja tuh jahitannya mesti kayak gitu?” nah lho… malah ke kemeja aku mikirnya.. dudul banget sih aku tu… ya maklum, di teknik mayoritas cowok, di kelasQ pas gi ujian lagi banyak yang pke kemeja, aku klo mikir sambil lihat2 sekitar (berharap dapat insiprasi) jadi mlah ngelamunin kemeja,, setalah sadar aku ngaco kembali mikir tentang sistem operasi… tapi mungkin karena dah mentok g bisa mikir lagi, walhasil aku malah mikir yang lain “dah lama g ngenet, g posting, posting apa ya??” akhirnya aku sadar,, aku memang dah g bisa mikir lagi, mengarang indah pun kulakukan,, heheheee.. payah…!!

dan ku sudahi pekerjaanQ yg kacau itu dengan segera mengumpulkan dan kabur… dah g tahan lama2 di kelas yang tegangnya minta ampun,,

keluar kelas, ternyata tak hanya aku yang merasa bapaknya “kejam” tapi yang lain juga,,

yah, dengan ini aku jadi tahu, jangan mudah percaya ma orang, tapi ya jangan g percaya ma orang,, percaya ma hati kecil tu yang lebih penting,, jangan salah milih DOSEN,, jangan nyari yang bikin NGANTUK n G SEMANGAT, seneng ma dosennya tu penting ternyata,, heheheeee

satu lagi,, jangan pernah nyontek!! klo ketahuan lebih parah daripada ngerjain dengan cara mengarang indah,, klo g ketahuan tetep aja ketahuan tau’, kan Allah Maha Tahu… akibatnya ya tunggu tanggal mainnya… (Ya Allah ampuni segala dosa hamba-Mu ini… T-T)

Comments (3)

« Previous entries